Operasi Gabungan Kumpulkan Data Teguran Pelanggar, Siap-siap Sanksi

Rabu, 03 Juni 2020

  Mengikuti :


Operasi Gabungan Kumpulkan Data Teguran Pelanggar, Siap-siap Sanksi

Jumat, 22 Mei 2020, Dibaca : 1581 Kali

MALANG - Mulai hari ini, Jumat (22/5/2020), jajaran Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, dan TNI bergabung dalam Operasi Gabungan Cipta Kondisi PSBB Kota Malang. Dalam kurun waktu tiga hari ini, pelanggar yang mendapatkan teguran akan dikumpulkan datanya. Setelah itu dilakukan evaluasi, untuk mendapatkan rekomendasi penindakan tegas.


Salah satunya, rekomendasi pencabutan izin usaha. Hal ini dijelaskan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat ditemui beberapa saat lalu.
"Jadi tiga hari ini kita akan operasi dan keliling-keliling. Jika nanti di masa ini ada yang sudah dikasi teguran sampai tiga kali tetap bandel, langsung kita mintakan rekomendasi sanksi ke walikota," tegas Leo, sapaan akrabnya.


Ia menyampaikan pula pelanggaran yang paling banyak didapati selama ini adalah pelaku usaha yang bandel dan tetap buka. Maka dari itu pihaknya sudah menyepakati rekomendasi pencabutan izin usaha ke Pemkot Malang.


Surat rekomendasi ini yang akan dipakai sebagai dasar hukum penindakan yang akan dilakukan Polresta Malang Kota bersama Satpol PP nantinya.
"Sudah, kami tidak mau lagi berdebat di lapangan. Jika melanggar izin usaha dicabut. Tiga kali teguran langsung kita minta rekomendasi cabut izin usaha," pungkasnya.


Salah satu pramuniaga di Toko Kain kawasan Pasar Besar, Rini mengakui, dirinya tidak tahu aturan barang dagangan seperti kain tidak diperbolehkan buka selama masa PSBB.
"Ya disuruh bos jaga saya jaga saja," terangnya singkat. (ica/ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Francisca Angelina