MalangPost - Mengintip Kanjeng Haryo, Dosen UMM Presiden Ghaib Taat Nyepur

Senin, 10 Agustus 2020

  Mengikuti :

Mengintip Kanjeng Haryo, Dosen UMM Presiden Ghaib Taat Nyepur

Jumat, 10 Jul 2020, Dibaca : 4584 Kali

MALANG - Dari ratusan dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hanya satu saja yang unik dalam menjalankan hobinya. Bahkan dia menyebut dirinya Kanjeng Haryo Presiden Alam Ghaib Taat Nyepur. Lebih menarik jika para pembaca koran Malang Post mengetahui hobinya Haryo Prasodjo nama asli Kanjeng Haryo adalah mengkoleksi “kereta api alias sepur”.

“Saya mengkoleksi miniatur kereta api ini beberapa tahun yang lalu. Namun sebelum itu saya sudah mengkoleksi beberapa benda sejarah lain tentang perkeretapian,” ujar Dosen Hubungan Internasional FISIP UMM ini. 

 

Kisah hobi unik Kanjeng Haryo-nama panggilan Haryo Prasodjo-kecintaan terhadap dunia kereta api sebenarnya sudah dimulai sejak dirinya masih dalam “kandungan” ibunda tercinta. Saat itu ibunda Kanjeng Haryo ketika mengandung dirinya suka sekali naik tranportasi kereta api ketika mudik dari Jakarta menuju Kabupaten Mojokerto. Ternyata setelah lahir, kecintaan terhadap kereta api menjadi “genetik” Kanjeng Haryo hingga saat ini.

Hobi unik Kanjeng Haryo ini mulai terlihat sejak menginjak sekolah sangat suka dengan kereta api. Setiap ada kereta api yang lewat di stasiun selalu ingin saja ikut berkelana. Karena hal itu tidak mungkin dilakukan maka hobinya ini disalurkan melalui berbagai koleksi miniatur kereta api, buku-buku sejarah perkeretaapian, tiket kereta api, serta foto-foto jadul kereta api dari zaman pertama kereta api masuk republik ini. Sampai saat ini koleksi miniatur kereta api miliknya sudah mencapai 70 unit, belum buku kereta api tahun 1967, serta tiket kereta api, jumlahnya belum terhitung.

 

Dari hobinya inilah, Kanjeng Haryo mulai  menjadi rujukan tentang perkeretapian di lingkunganya. Bahkan Kanjeng Haryo juga sering berdiskusi dengan komunitas pecinta kereta api namanya Indonesia Real Fun. Selain di komunitas ini, Kanjeng Haryo juga sering mengupas tentang ciri khas suatu kereta di instagramnya, serta status What’s Up miliknya.

Sehingga orang yang membaca dan melihat postingan status Kanjeng Haryo secara khusus akan tertarik mengikutinya hingga tuntas. Sebab Kanjeng Haryo mampu menyita perhatian pembaca hingga detail nama rangkaian kereta seperti Agro Bromo, Anggrek, dan semisalnya. Rangkaian tersebut jurusan mana, harga tiketnya berapa, semua sudah melekat dalam memori Kanjeng Haryo.

 

Keahlian Kanjeng Haryo ini menarik perhatian banyak orang, bahkan dalam survei yang dilakukan melalui instagramnya puluhan koresponden mengaku ketika melihat kereta api langsung teringat Kanjeng Haryo. Tentu saja ini merupakan apresiasi masyarakat terhadap keahlian Kanjeng Haryo yang identik dengan kereta api.

Apakah teknologi kereta api sekarang masih mengikuti? Kanjeng Haryo tentu saja tetap mengikuti, khususnya sistem kereta api yang sekarang berorientasi pada bisnis  jasa angkutan dan kenyamanan serta keamanan penumpang. (don)

Editor : Redaksi
Penulis : Doni Osmon