MalangPost - Kampung Wisata Tridi Buka, KWJ Pilih Tutup

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Kampung Wisata Tridi Buka, KWJ Pilih Tutup

Selasa, 02 Jun 2020, Dibaca : 1362 Kali

MALANG – Memasuki masa transisi menuju New Normal, wisata kampung tematik Kampung Tridi Kota Malang sudah mulai buka untuk pengunjung yang akan berwisata di kampung yang menjadi tempat syuting film Yo Wes Ben itu. Hanya saja, Kampung Warna Warni Jodipan dan Kampung Biru Arema masih memilih untuk tutup.
 “Meskipun dibuka namun tetap saja masih sepi pengunjung. Kami tidak membuka semuanya hanya 40 persen saja destinasi yang kami buka,” kata Sekretaris Pokdarwis Kampung Tridi Nuryanto kepada Malang Post.


Para pengunjung yang datang menurutnya, harus memenuhi protokol kesehatan. Sejumlah protokol pencegahan penyebaran Covid-19 sudah diterapkan Kampung Tridi, diantaranya mewajibkan penggunaan masker, pengunjung wajib mengisi biodata sebelum masuk, cuci tangan sebelum masuk destinasi. “Pemeriksaan suhu tubuh dan pengaturan jarak minimum (physical distancing) bagi pengunjung.,” terangnya.


Berbeda dengan Kampung Tridi, Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) yang berada satu kawasan dengan Kampung Tridi masih tampak sepi karena belum dibuka untuk pengunjung.
“Walaupun pemerintah sudah mengizinkan membuka tempat wisata akan tetapi bukan berarti sudah bebas dari wabah virus corona. Kami lihat tetangga kami di Surabaya jumlah kasusnya masih tinggi. Sehingga kami was-was untuk buka kembali,” ucap Ketua RW 02 Jodipan, Soni Parin.


Menurut Soni, pembukaan destinasi wisata di tengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi berpotensi memperluas penyebaran. Karenanya, warga memutuskan menutup KWJ. Walaupun mayoritas pendapatan warga mengandalkan dari wisatawan yang datang ke KWJ. Tapi kesehatan dan keselamatan jauh lebih penting.
“Mayoritas yang datang berwisata ke sini itu kebanyakan wisatawan luar kota. Sehingga kami merasa masih takut jika pengunjung itu justru membawa virus ke tempat ini,” ujarnya.


Lebih lanjut, pembukaan Kampung Warna-warni Jodipan masih menunggu pandemi Covid-19 mereda. Selain itu, warga ingin mempersiapkan thermal gun, handsanitizer dan tempat cuci tangan di 4 titik.
“Rencananya kami akan membuka destinasi KWJ pada  pekan depan. Tapi  kami juga melihat perkembangan situasi dan kondisi,” ucapnya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh destinasi Wisata Kampung Biru Arema yang masih menutup wisatawan karena dianggap masih membahayakan kesehatan dan keselamatan warga.
“Meski masa transisi new normal, warga sepakat untuk menutup sementara destinasi Wisata Kampung Biru,” kata Ketua Kampung Biru Arema Irmawan Yunanto.


Dia menambahkan, jika memungkinkan dan dirasa semua persiapan sudah matang, kawasan ini mungkin akan dibuka sekitar dua minggu lagi tergantung situasi dan kondisi di lapangan. Saat ini pihaknya dan warga Kampung Biru sedang menyiapkan segala fasilitas sesuai protokol Covid-19. Seperti tempat cuci tangan, thermo gun dan hand sanitizer.
 “Kalau niat buka ya seperti normal biasanya, cuma perlakuan pencegahan itu. Di masing-masing pintu masuk kan harus ada alat cuci tangan, semprot hand sanitizer, pengukur suhu harus ada semua,” terangnya. (mp4/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Cristian