MalangPost - Kalah Duel, Maling Jeruk Tewas

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Kalah Duel, Maling Jeruk Tewas

Selasa, 02 Jun 2020, Dibaca : 2331 Kali

MALANG – Peristiwa berdarah menghebohkan warga Dusun Krajan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Senin (1/6) malam. Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di kebun jeruk. Mayat tersebut diketahui bernama Nurul, 45, warga Dusun Baran, Desa Gunungsari Kecamatan Tajinan.
Nurul tewas setelah kalah duel dengan Buang, warga Dusun Krajan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang. Buang adalah seorang penjaga kebun jeruk milik Abdul Kholik. Namun nyawa pria berusia 50 tahun tersebut masih bisa selamat. Meskipun Buang juga mengalami sejumlah luka bacok di tubuhnya.

   Baca juga : Diduga Duel, Sosok Pria Tewas di Kebun Jeruk


Yakni luka bacok di pinggang, pergelangan tangan kiri, dagu serta di kepala samping kanan. Buang kini masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang. Sedangkan jenazah Nurul, usai dievakuasi langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.
“Kasusnya ditangani langsung oleh Polres Malang. Penyidikan selanjutnya oleh Satreskrim Polrs Malang,” ujar Kanitreskrim Polsek Tumpang Ipda Heriyani.


Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya anggota sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa korban Nurul juga sekaligus pelaku.
“Karena dia yang menyerang terlebih dahulu. Selain itu dia juga sebagai pelaku pencurian jeruk. Korban Buang hanya melakukan pembelaan diri dan sekarang masih dalam perawatan,” jelas Tiksnarto.


Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 20.15. Malam itu korban usai mengikuti kegiatan di kampung. Kemuddian setelahya dia langsung bergegas berangkat kerja sebagai penjaga kebun jeruk milik Abdul Kholik.
Sesampai di lokasi kebun, Buang mendapati pagar kebun sebelah selatan dalam kondisi rusak. Ketika diamati, Buang melihat beberapa sarung dan karung sak yang berisi buah jeruk. Selain itu saat diamati lagi, melihat dua orang sedang melakukan pencurian buah jeruk.


Modus operandi pelaku yaitu masuk dengan merusak pagar kebun. Selanjutnya mencuri buah jeruk dengan memetik dari pohon secara langsung. Setelah itu buah dimasukkan ke dalam karung. Sewaktu kepergok, para pelaku sudah berhasil mengisi sembilan karung.
Melihat ada pencuri, akhirnya Buang masuk ke kebun lewat pintu pagar sebelah selatan. Ketika berada di daam kebun, tiba-tiba diserang oleh pelaku Nurul serta seorang temannya. Mendapat serangan senjata tajam, Buang langsung mengajak duel hingga peristiwa berdarah itu terjadi.


Nurul yang mengalami luka bacok di kepala dan tubuhnya langsung terkapar dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan temannya yang ketakutan setelah mengetahui Nurul tersungkur, akhirnya kabur. Sementara korban dengan sejumlah luka bacok lantas meminta pertolongan warga hingga akhirnya peristiwa berdarah tersebut dilaporkan polisi.
“Untuk satu pelaku lagi sedang kami buru. Identitasnya sudah kami kantongi tinggal menyelidiki keberadaannya saja,” tegas Tiksnarto.


Ia mengatakan, setelah ada laporan anggota Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Malang langsung diterjunkan ke lokasi. Selain melakukan olah TKP, juga mengumpulkan sejumlah barang bukti.
“Untuk barang bukti yang kami amankan, 5 sak isi jeruk, 9 sak belum terpakai 4 buah sarung, sebilah sabit serta kerangkanya dan sebah HP milik pelaku Nurul,” tandasnya.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi