MalangPost - Jengkel, Adiknya Dikucilkan karena Positif Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :


Jengkel, Adiknya Dikucilkan karena Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020, Dibaca : 3942 Kali

JAKARTA - Via Vallen tengah bersedih lantaran adiknya positif covid-19. Tak sampai disitu saja, adiknya bahkan dirinya sempat dikucilkan oleh beberapa orang.


Sontak hal tersebut membuat Via Vallen kesal. Ia pun mengungkapkan rasa jengkelnya di media sosial lantaran dikucilkan oleh sebagian masyarkat.
"CORONA BUKAN AIB!! Adekku aman dirumah, tidak ada kontak langsung dengan keluarga," tulisnya di Instagram.


Via Vallen lantas mengungkapkan bagaimana ia dan keluarganya bagaimana penanganan yang dilakukan kepada adiknya.
"Kita sangat menjaga jarak, dia punya area sendiri ( kamar tidur, kamar mandi dan ruangan untuk narok makanan dan minuman tanpa harus kontak langsung, dia pake alat makan sekali pake buang, dia cuci pakaiannya sendiri, bersih2 sendiri ). Keluargaku panik krn postinganku semalam, takut makin dikucilkan krn sebagian msh banyak yg ga tau kalo anggota keluargaku ada yang positif #corona," ujarnya.


Rupanya, keluarga Via Vallen panik bukan karena adiknya Via Vallen positif corona, melainkan karena takut sang adik semakin dikucilkan.
Via Vallen lantas meminta agar masyarakat tidak mengucilkan pasien yang positif corona.
"Corona ga terbang kok, selagi mengikuti aturan untuk pake masker dan sering cuci tangan yaa kalian bakal AMAN. Jd tolong jangan mengucilkan orang2 yang positif corona. Kalo kalian ada kepentingan yg mengharuskan keluar rumah pakailah APD, minimal MASKER kain yg bisa di cuci terus di pake lagi jd GAK BOROS! Jangan ngeyel NGERASA KUAT, kecuali kamu tinggal sendiri ya terserah! Tapi kalo ada orang tua dan balita yg memang imunnya rendah, TOLONG JAGA DIRI KAMU UNTUK MEREKA YANG DIRUMAH," tuturnya.


Via Vallen juga menceritakan bagaimana adiknya bisa terkontaminasi corona.
"Jd tgl 28 april sekeluarga check up biasa ( tidak ada hubungannya dgn corona ) krn hasil adekku pneumonia, akhirnya tgl 29 april di bawa ke RS rujukan covid buat di rapid dan setelah menunggu 1jam lebih hasilnya keluar NON REACTIVE, krn aku ga mau orang tua kuatir jd aku paksa adekku SWAB ( meski kata petugas RS tidak perlu swab ) mulai swab cuma selisih 1 JAM dr RAPID. trus pulang dan menunggu hasilnya selama kurleb 10 hari ( HASILNYA POSITIF )," katanya.


"Kondisi sekarang Keluargaku, alhamdulillah sehat wal afiat. Adekku yg positif #covid_19 alhamdulillah sehat wal afiat dan kulitnya tambah bersih krn #dirumahaja di dlm kamar terus. Dia Swab kedua tgl 11 Mei ( karena pake fasilitas dr pemerintah, jd sampe sekarang belum keluar hasilnya -/+)." tutupnya. (Oke/mp)

Editor : Redaksi
Penulis : Oke