Jadi Wakil Bupati, Darman Berobsesi Kembangkan Pariwisata Kabupaten Malang | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 1599 , udi, ira

’Menabur kebaikan untuk memanen kebaikan, bekerja keras untuk memetik kesuksesan, mengalir seperti air, dan sisanya berserah diri pada takdir ilahi’
Begitu moto yang dipegang Wakil Bupati Malang terpilih sisa masa jabatan 2019-2021, Drs Mohamad Soedarman MM,Ak,CA. Sebagai manusia, Darman, panggilan akrabnya, mengaku jika moto yang dipegang selama ini, yang mengantarkan dirinya pada titik saat ini. Yaitu terpilih sebagai Wakil Bupati Malang.
”Saya bukan tipe orang yang memiliki ambisi untuk menjadi pemimpin. Bahkan, saya tidak pernah bercita-cita jadi pemimpin. Tapi saat ditunjuk atau dipilih, saya siap dan akan menunjukkan yang terbaik,’’ kata Darman mengawali ceritanya.
Sejak awal, Darman mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi Wakil Bupati Malang. Bahkan dia juga bukan dari kalangan elit politik. Oleh karena itu, Darman pun yakin, saat dia terpilih menjadi Wakil Bupati, itu adalah takdir.
Tapi demikian, Darman sendiri mengaku cukup dekat dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Sekalipun tidak pernah duduk di jabatan struktural, tapi saat Partai NasDem ada kegiatan, peraih lulusan terbaik prorgam Pascasarjana STIE Malannkucecwara tahun 2003 ini selalu ada.
”Di Partai NasDem saya memang tidak duduk di jajaran struktural. Tapi saya berada di belakang layar, bersama Mas Rendra (H Rendra Kresna, mantan Bupati Malang, red.),’’ kata Ketua Alumni SMAN 2 Pamekasan.
Dia pun mengaku dekat dengan H Rendra Kresna. Bahkan, Rendra juga yang awalnya mengajak dia untuk duduk menjadi Wakil Bupati Malang. ”Waktu itu Mas Rendra sudah ada masalah, kemudian saya dipanggil. Dia minta saya untuk duduk menjadi wakil bupati,’’ ungkapnya.
Tawaran itu tidak diiyakan oleh Darman. Tapi dia juga tidak menolak. Alasannya, karena saat itu Bupati Malang masih belum dilantik, dan jabatan wakil bupati belum kosong. Bergulirnya waktu, Bupati Malang pun dilantik. Dan saat itu Darman ditelpon salah satu pengurus Partai NasDem, untuk diusulkan menjadi Wakil Bupati Malang. Dia pun mengatakan bersedia. Namanya diusulkan partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang H Rendra Kresna dan H M Sanusi, kepada Bupati Malang saat rapat koordinasi dengan partai pengusung beberapa waktu lalu. Saat itu Darman mengaku tidak semua partai setuju namanya diusulkan. Tapi, sebagai orang yang ditunjuk, dia menyerahkan semua mekanismenya kepada partai.
Waktu pun berjalan, hingga akhirnya saat pemilihan Wakil Bupati Malang oleh anggota DPRD Kabupaten Malang suaranya menang telak. Dari 50 suara, 44 suara memilih dia menjadi Wakil Bupati Malang.
”Saya juga tidak menyangka. Tapi yang jelas saat paparan visi misi, saya mengatakan ingin membangun Kabupaten Malang lebih baik. Kabupaten Malang memiliki banyak potensi. Terutama pariwisata. Dan ini harus diseriusi, agar Kabupaten Malang semakin maju,’’ ujarnya.
Darman mengaku baru terbuka, kepada semua orang setelah proses pemilihan selesai, dan dia yang menang. Itu dilakukan, karena dia tidak mau gembar-gembor dulu. ”Saya ini bukan tipe orang yang suka berbicara berandai-andai. Khawatirnya, kalau saya berbicara berandai-andai, tapi tidak sesuai dengan harapan, kan malu,’’ ucap suami Dwi Kurniawati SE ini.
Darman mengaku, dirinya sama sekali tidak ngoyo dengan jabatan wakil bupati. Karena dia sudah memiliki pekerjaan tetap, yaitu menjadi dosen di STIE Malang Kucecwara.
Ditanya kapan pelantikan? Darman mengaku belum tahu. Tapi yang dia tahu, setelah proses pemilihan, DPRD langsung mengirimkan surat usulan pelantikan. ”Sudah diperoses, ya menunggu dulu. Kalau waktu tepatnya kapan, saya juga belum tahu,’’ ungkapnya.
Darman mengatakan, setelah dilantik nanti akan menempati rumah dinas Wakil Bupati Malang di Kepanjen. Karena dia ingin fokus dengan pekerjaan barunya ini. Dia juga, sudah mengajukan cuti sebagai dosen di STIE Malangkucecwara, agar lebih fokus. (ira/udi)



Loading...