Dituduh Sengaja Mengalah, Kuncoro Beri Penjelasan | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Minggu, 03 Nov 2019, dibaca : 13527 , parijon, stenly

MALANG – Tim pelatih Arema FC merasa kecewa dengan beredarnya informasi di media sosial yang menyatakan tim Singo Edan tak ingin menang di laga away terakhirnya melawan Perseru Badak Lampung. Mereka sedih, karena perjuangan pemain yang sampai harus melawan lelah, sakit atau bahkan cedera, berujung dengan anggapan tidak ingin menang atau ingin menolong tim Badak Lampung.
“Jujur saya marah kalau ada yang bicara seperti itu di media sosial,” tegas Asisten Pelatih Arema, Kuncoro.
Bahkan, ia juga tidak segan meminta Aremania bertemu dengannya, untuk berbicara langsung ketimbang menyebarkan informasi di media sosial dan bisa menggiring orang lainnya. “Suruh temui saya,” ujar dia.
Kuncoro memang mulai mendengarkan hal tersebut dan acuh. Akan tetapi, dia juga merasa tidak tega dengan para pemainnya, yang sudah berjuang mati-matian di pertandingan agar tidak kalah. Padahal, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pemain.
“Kami sebenarnya tidak ingin mengeluh atau cari alasan karena kalah. Tetapi, sekarang suporter juga harus tahu, bagaimana lelahnya pemain. Jadwal padat, banyak cedera dan sakit,” bebernya.

   Baca juga : Berikutnya, Hadapi Madura United
Pemain Arema memang bertumbangan di putaran kedua ini. Selain sudah dipastikan kehilangan Dedik Setiawan sampai akhir musim, Arema juga kini kehilangan Agil Munawar yang cedera. Lalu, pemain seperti Sylvano Comvalius sakit sinusitis dan harus menjalani pengobatan di Belanda.
Arema juga sampai memaksakan Alfarizi, yang sejatinya belum pulih 100 persen. Bahkan, Makan Konate pun sudah mulai merasakan flu, namun terus bermain penuh di musim ini.
 “Hendro yang jadi pemain dengan fisik paling kuat saja sampai sakit tifus. Apalagi yang lain, pasti capek. Kasian kalau mereka dianggap yang tidak-tidak. Hargai perjuangan pemain yang sudah berdarah-darah ini,” terangnya.
Kini, Arema tengah bersiap untuk melawan Madura United. Kuncoro sendiri juga yakin tetap mendapatkan dukungan di laga kandang. Padahal, musim ini dukungan langsung di stadion terhitung minim. Laga kandang terakhir melawan Semen Padang pun, hanya disaksikan sekitar 6.000 Aremania.
“Saya yakin Aremania sejati tetap ke stadion memberikan dukungan,” tandas dia.
Imbas kekalahan dari Badak Lampung lalu, memang membuat banyak isu berkembang. Mulai dari Arema tidak serius menghadapi pertandingan, sampai ada yang menyampaikan sindirian di medsos bila tim mencoba membantu Badak Lampung. Hamka Hamzah sempat membuat klarifikasi secara langsung di Instagramnya menjawab tuduhan tersebut.
Ia menyatakan mengenai kondisi tim yang kelelahan, hingga angin kencang di stadion, yang tidak diduga tim Arema. Bahkan, tim tuan rumah pun mengakui hal yang sama. Pelatih Milomir Seslija pun sempat mengakui kendala angin membuat bola susah ditebak arahnya. (ley/jon)



Senin, 02 Des 2019

El Kepet Kembali ke Tribun

Minggu, 01 Des 2019

Kemenangan Makin Jauh

Rabu, 27 Nov 2019

Tak Cukup Main Bagus

Loading...