MalangPost - Bayar Seikhlasnya, Dana Dinoasikan yang Membutuhkan

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Bayar Seikhlasnya, Dana Dinoasikan yang Membutuhkan

Minggu, 03 Nov 2019, Dibaca : 7788 Kali

SUASANA : TCM Community saat menggelar potong rambut bakti sosial, warga bayar seikhlasnya dan semua hasil didonasikan ke yang membutuhkan.

MALANG - Tukang Cukur Malang Community mendedikasikan waktunya, untuk memantik rasa kepedulian terhadap sesama di luar kesibukan sebagai pegiat profesi barber. Ainus Shobah, dari TCM Community mengungkapkan, komunitas ini juga terlibat aktif dalam Lawang Heritage Fiesta selama dua hari.
“Pada hari Kamis dan Jumat, kami turun ke Lawang Heritage Fiesta, dan menggelar barber charity. Intinya, setiap warga atau pengunjung yang potong rambut di acara ini, hanya membayar seikhlasnya. Tapi, semua dana, akan didonasikan kepada yang membutuhkan,” kata Ainus kepada Malang Post, Sabtu.

   Baca juga : Setiap Enam Bulan Kirim Bonsai ke Eropa
Dia menerangkan, aksi bakti sosial dan potong rambut dengan bayaran seikhlasnya, adalah bentuk semangat TCM Community dalam menginspirasi para pegiat profesi barber. Dengan menggelar potong rambut bakti sosial, TCM Community bakal menyalurkannya kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
“Antusias masyarakat dan pengunjung lumayan bagus. Kami buka dari jam dua siang sampai jam sembilan malam. Semua donasi dari acara akan disalurkan, tak hanya untuk anak yatim, tapi juga masjid dan duafa, tidak selalu harus ke anak yatim,” ujar Ainus.
Dia memaparkan, aksi bakti sosial TCM Community ini sendiri, sudah terlaksana cukup lama. Sebelum terjun di bakti sosial potong rambut Lawang Heritage Fiesta, kegiatan ini telah berjalan selama kurang lebih satu tahun. Bantuan donasi hasil potong rambut bayar seikhlasnya tersebut, tersalur di kawasan Malang Selatan. Ainus menjelaskan, semangat menginspirasi masyarakat ini, diawali dari kegelisahan para barber.
“Kami ingin berbagi, dengan apa yang kami miliki dan apa yang kami bisa, kami ingin bermanfaat dengan orang sekitar. Semangat inilah yang menginspirasi kami untuk melakukan semua charity dan kegiatan sosial ini. Harapannya, orang lain bisa ikut juga,” sambung Ainus yang juga barber di Care’s Barbershop itu.
Komunitas yang terdiri dari 12 barber tersebut rutin menggelar kopi darat sebulan sekali. Namun, jika ada event seperti di Lawang Heritage, maka frekuensi pertemuan para barber yang tergabung dalam TCM Community bakal semakin intens. Kadang, mereka bertemu di warung kopi, kafe atau rumah dari anggota komunitas.(fin/jon)

Editor : parijon
Penulis : fino