MalangPost - Bantuan Yatim Piatu Cair, Kaum Duafa Ditunda

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Bantuan Yatim Piatu Cair, Kaum Duafa Ditunda

Selasa, 02 Jun 2020, Dibaca : 1011 Kali

MALANG – Pemkab Malang mencairkan bantuan tahap dua untuk anak yatim piatu. Kepala Bagian Administrasi dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kabupaten Malang Ir Dwi Iswahyudi, total ada 2.060 anak yatim piatu yang mendapatkan bantuan.
“Tahun ini ada 3300 anak yatim piatu yang mendapatkan bantuan dari Pemkab Malang. Tahap pertama sudah dicairkan kepada 1240 anak. Sisanya 2.060 dicairkan pada tahap ke dua ini,’’ katanya.


Dwi mengatakan, bantuan kepada anak yatim piatu ini bentuknya adalah uang. Masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu. Namun uang tidak diberikan secara langsung atau tunai, tetapi melalui rekening bank. Harapannya melalui bantuan sosial, anak-anak yatim dan piatu tetap bisa melanjutkan sekolah.
Bantuan kepada anak yatim piatu ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Malang. Bantuan dianggarkan melalui APBD. “Nilai total anggaran untuk bantuan sosial kepada anak yatim piatu sebesar Rp 1,6 Miliar,’’ ujarnya.


Apakah anggaran bantuan sosial tidak terkena rasionalisasi anggaran?. Dwi hanya menggelengkan kepala. “Bantuan sosial yang kami tangani tidak ada yang terkena rasionalisasi. Hanya saja, bantuan kepada kaum dhuafa yang kami tunda pemberiannya karena khawatir terjadi over bantuan,’’ tutur mantan sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang. Kaum dhuafa dengan Yatim Piatu dikatakan Dwi berbeda.


Sesuai data yang dimiliki Bagian Administrasi dan Kesejahteraan Masyarakat, jumlahnya ada 230 orang tersebar di seluruh Kabaten Malang. Total anggaran untuk bantuan sosial kepada kaum dhuafa ini mencapai Rp 230 juta. Masing-masing mendapatkan bantuan Rp 1 juta. Karena tidak dicairkan, maka anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika