Agar Tak Salah Pilih | Malang Post

Minggu, 08 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Minggu, 17 Nov 2019, dibaca : 282 , vandri, linda

Berawal dari kecintaannya mereview suatu produk, Indri Dwi Oktayuningasih kerap menerima tawaran endorse kuliner. Ini merupakan caranya membantu sesama agar tepat memilih produk dan makanan.
Perempuan kelahiran Malang, 22 Oktober 1999 ini awalnya hanya ingin menberikan informasi  melalui Instagram tentang makanan tertentu. Mulai dari rasa, tekstur, varian hingga harga. Di sisi lain ia selalu tertarik dengan hal baru termasuk menjajal berbagai produk kecantikan lalu berbagi pengalaman kepada sesama .
Fokus utamanya mereview produk, tak heran apabila Indri sapaan akrabnya tidak menerapkan fee dari pemilik produk. Untuk itu, dalam penilaian terhadap produk tersebut ia tidak melebih-lebihkan melainkan berdasarkan yang dirasakan .  
“Saya baru memulai review makanan kurang lebih sejak delapan bulan lalu, sekarang banyak tawaran endorse meskipun tetap ada pemilahan mana yang harus diterima atau tidak,” ujar alumni SMAN 1 Kepanjen ini.
Dalam satu bulan endorse yang diterimanya tidak menentu. Sebab selain mengeluti hobi endorse , Indri juga konsentrasi kuliah Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM. Agar keduanya berjalan lancar ia memilih waktu weekend atau saat libur ketika sedang ada tawaran endorse.
Indri melanjutkan, endorse yang datang sejauh ini masih dalam batas online shop. Meski banyak tawaran ia tetap konsisten tidak menerapkan biaya khusus. Melainkan minimal cukup mengirim 2 pcs produk jika itu makanan dan minuman.
“Pernah ada pengalaman tidak menyenangkan, saat itu pihak olshop hanya mengirim satu pack saja tetapi permintaannya banyak sekali,” terang perempuan yang hobi menyanyi sejak TK ini.
Pengalaman tidak menyenangkan tersebut yakni foto yang diposting tidak sesuai dengan permintaan sang klien. Sehingga harus mengulang take foto sekaligus meminta review produk. Menjadi kesulitan tersendiri apabila barang yang diendorse merupakan produk olshop dengan permintaan aneh-aneh tetapi tidak sebanding dengan feedback yang diterima Indri.
Mahasiswi angkatan  tahun 2018 ini menjalankan rutinitas tersebut dengan senang hati tanpa adanya keterpaksaan. Menurutnya yang dijalani memberikan manfaat bagi orang lain, menawarkan rekomendasi produk sehingga konsumen tidak salah pilih.
Dalam delapan bulan terkahir berkat review produk ia mendapatkan banyak pengalaman. Di antaranya  bagaimana harus bersikap dan menghadapi orang lain yang berbeda-beda karakternya hingga menambah relasi. Tak jarang Indri kerap bertukar pendapat dan sharing tips dalam berbagai hal.
“Supaya tidak berbenturan jadwal antara hobi dan tujuan utama yakni kuliah, saya memiliki skala prioritas yakni pada Senin sampai Kamis fokus perkuliahan, tidak mencampur adukkan kegiatan luar dengan akademik. Aktivitas yang berkaitan dengan non akademik selalu di saat weekend termasuk menyanyi,” urai perempuan yang aktfv mengikuti kegiatan festival band Malang Raya ini. (lin/van)



Sabtu, 07 Des 2019

Jalani Hobi yang Dibayar

Jumat, 06 Des 2019

Mudah Beradaptasi

Kamis, 05 Des 2019

Kelola Dua Bisnis di Kepanjen

Loading...